Laporan Keuangan PT. Gudang Garam Tbk Tahun 2014

Karina Febri Miranda - Blog Softskill

Senin, 23 Mei 2016

Perulangan Pada Visual Basic



1.      Susunan Control pada Form1



2.      Setelah kita membuat susunan Control pada Form1, lalu kita beri codingan pada form :
a.       Pertama kita membuat codingan pada Button For Next, seperti dibawah ini:
Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
        Dim i As Integer
        Dim teks As String
        Dim maks As String

        teks = TextBox1.Text
        maks = TextBox2.Text

        For i = 1 To maks
            ListBox1.Items.Add(i & ". For Next " & teks)
        Next
    End Sub

Dengan Output Seperti ini :
 



b.      Kemudian kita buat lagi codingan pada Button Do While :
Private Sub Button2_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button2.Click
        Dim a As Integer
        Dim teks As String
        Dim maks As String

        teks = TextBox1.Text
        maks = TextBox2.Text
 Do While a < maks
            ListBox1.Items.Add(a & ". Do While " & teks)
     a = a + 1
 Loop
End Sub

Dengan Output seperti ini :



c.       Lalu kita buat codingan pada Button Do Until :
Private Sub Button3_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button3.Click
        Dim x As Integer
        Dim maks As String
        Dim teks As String

        teks = TextBox1.Text
        maks = TextBox2.Text
        x = 1
        Do Until x > maks
            ListBox1.Items.Add(x & ". Do Until " & teks)
            x = x + 1
        Loop
End Sub

Dengan Output seperti ini :
 

d.      Kita buat codingan pada Button Segitiga :
Private Sub Button5_Click(sender As System.Object, e As System.EventArgs) Handles Button5.Click
Dim i As Integer
Dim teks As String
teks = ""
For i = 1 To 8
teks += i.ToString
ListBox1.Items.Add(teks)
Next
End Sub

Dengan output seperti ini :
 


e.       Untuk Button Fibonacci, kita buat coding seperti dibawah ini :
Private Sub Button6_Click(sender As System.Object, e As System.EventArgs) Handles Button6.Click
        Dim a, b, c, i As Integer

        a = 0
        b = 1
        ListBox1.Items.Add(a)
        ListBox1.Items.Add(b)
        For i = 1 To 5
            c = a + b
            ListBox1.Items.Add(c)
            a = b
            b = c
        Next
End Sub

                  Dengan output seperti ini :
 
 
                 
f.       Dan terakhir kita buat coding untuk Button Delete :
Private Sub Button4_Click(sender As System.Object, e As System.EventArgs) Handles Button4.Click
        ListBox1.Items.Clear()
End Sub

          Digunakan untuk menghapus semua item dari ListBox


3.      Penjelasan

a.  Dim i As Integer
Dim teks As String
Dim maks As String
Digunakan untuk mendeklarasikan Variable a dengan jenis tipe data Integer dan Variable teks, maks dengan jenis tipe data String
b.  teks = TextBox1.Text dan maks = TextBox2.Text
Untuk memberikan nilai pada Variable teks yang berasal dari TextBox1 dan Variable maks yang berasal dari TextBox2 yang nantinya nilai tersebut akan digunakan
c.  For i = 1 To maks Next
Melakukan sebuah perulangan menggunakan blok FOR NEXT yang dimulai dari 1 sampai dengan nilai yang ada di Variable maks
d.  ListBox1.Items.Add(i & ". For Next " & teks)
Syntax untuk menambahkan suatu item kedalam ListBox1 dengan isi sesuai dengan Variable i dan teks
e.  ListBox1.Items.Clear()
Digunakan untuk menghapus semua items yang ada di ListBox1
f.  teks += i.ToString
Menambahkan sebuah nilai kedalam variable teks dengan nilai dari Variable I dan nilai tersebut diubah ke jenis tipe data String


Kalkulator Sederhana Menggunakan Visual Basic



1.      Susunan Control pada Form1




2.      Source Code :

    Public Class Form1
    Dim angka1 As Integer
    Dim angka2 As Integer
    Dim total As Decimal
    Dim op As String

    Sub Hitung(ByVal op)
        Select Case op
            Case "+"
                total = angka1 + angka2
                Hasil.Text = total
            Case "-"
                total = angka1 - angka2
                Hasil.Text = total
            Case "x"
                total = angka1 * angka2
                Hasil.Text = total
            Case "/"
                If angka2 = 0 Then
                    Hasil.Text = "Tidak bisa Dibagi 0"
                Else
                    total = angka1 / angka2
                    Hasil.Text = total
                End If
            Case "^"
                total = angka1 ^ angka2
                Hasil.Text = total
            Case "MOD"
                total = angka1 Mod angka2
                Hasil.Text = total
        End Select
    End Sub

    Private Sub TextBoxAngka1_TextChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles TextBoxAngka1.TextChanged
        angka1 = TextBoxAngka1.Text
    End Sub

    Private Sub TextBoxAngka2_TextChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles TextBoxAngka2.TextChanged
        angka2 = TextBoxAngka2.Text
    End Sub

    Private Sub TombolTambah_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles TombolTambah.Click
        Hitung("+")
    End Sub

    Private Sub TombolKurang_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles TombolKurang.Click
        Hitung("-")
    End Sub

    Private Sub TombolKali_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles TombolKali.Click
        Hitung("x")
    End Sub

    Private Sub TombolBagi_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles TombolBagi.Click
        Hitung("/")
    End Sub

    Private Sub TombolPangkat_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles TombolPangkat.Click
        Hitung("^")
    End Sub

    Private Sub TombolMod_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles TombolMod.Click
        Hitung("MOD")
    End Sub

    Private Sub Timer1_Tick(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Timer1.Tick
        Dim rand As New Random

        Hasil.ForeColor = Color.FromArgb(rand.Next(255), rand.Next(255), rand.Next(255))
    End Sub

    Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
        Timer1.Interval = 1000
        Timer1.Start()
    End Sub

End Class



Penjelasan :


·         Dim angka1 As Integer
Dim Digunakan untuk mendeklarasikan Variable, contoh di atas adalah Variable dengan nama angka2 dengan tipe data Integer(Bilangan)

·         Sub Hitung(ByVal op)
Fungsi Sub digunakan untuk membuat sebuah Function yang di dalamnya berisi prosedur-prosedur untuk proses penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan lain-lain.
(ByVal op ) merupakan variable yang akan di isi bersamaan dengan di panggilnya fungsi Hitung(), nilai dari Variable op akan di gunakan untuk mendefinisikan Select Case apa yang akan di gunakan di dalam prosedur.

·         Private Sub TextBoxAngka1_TextChanged
Syntax TextChanged akan melakukan prosedur yang ada di dalam Sub setiap kali value dari TextBoxAngka1 berubah

·         angka1 = TextBoxAngka1.Text
Prosedur yang dilakukan setiap kali value TextBoxAngka1 berubah, yaitu memberikan nilai pada variable angka1 dengan value dari TextBoxAngka1

·         total = angka1 + angka2
Memberikan nilai pada Variable total dengan nilai dari variable angka1 ditambahkan dengan nilai dari variable angka2

·         Hasil.Text = total
Fungsi ini akan mengganti isi Text dari Textbox Hasil dengan nilai dari variable total



·         Hitung("+")
Memanggil fungsi Hitung() yang telah di buat sebelumnya, dan "+" digunakan untuk mengisi nilai variable op

·         Private Sub TombolTambah_Click
Akan melakukan prosedur jika Button TombolTambah di klik

·         Dim rand As New Random
Mendeklarasikan variable rand dengan tipe data Random yang akan digunakan untuk menampung nilai acak

·         Hasil.ForeColor = Color.FromArgb()
Mengubah warna text dari Textbox Hasi dengan nilai acak

·         Timer1.Interval = 1000
Memberikan nilai Interval (1000 = 1 detik) untuk melakukan Prosedur

·         Timer1.Start()
Memberikan perintah untuk memulai Timer1

Jumat, 29 April 2016

Dinamika Konflik dan Teori Motivasi

Dinamika Konflik

Dinamika Konflik
Konflik adalah segala macam interaksi pertentangan atau antagonistik antara dua atau lebih pihak. Timbulnya konflik atau pertentangan dalam organisasi, merupakan suatu kelanjutan dari adanya komunikasi dan informasi yang tidak menemui sasarannya. Konflik dilatar belakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang di bawa individu dalam suatu interaksi.

B. Jenis-Jenis Konflik
Adapun mengenai jenis-jenis konflik, dikelompokkan sebagai berikut :
§ Person rile conflict : konflik peranan yang terjadi didalam diri seseorang.
§ Inter rule conflict : konflik antar peranan, yaitu persoalan timbul karena satu orang menjabat satu atau lebih fungsi yang saling bertentangan.
§ Intersender conflict : konflik yang timbuk karena seseorang harus memenuhi harapan beberapa orang.
§ Intrasender conflict : konflik yang timbul karena disampaikannya informasi yang saling bertentangan.
Selain pembagian jenis konflik di atas masih ada pembagian jenis konflik yang dibedakan menurut pihak-pihak yang saling bertentangan, yaitu :
¯ Konflik dalam diri individu
¯ Konflik antar individu
¯ Konflik antar individu dan kelompok
¯ Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama
¯ Konflik antar organisasi
Individu-individu dalam organisasi mempunyai banyak tekanan pengoperasian organisasional yang menyebabkan konflik. Secara lebih konseptual litteral mengemukakan empat penyebab konflik organisasional, yaitu :
ª Suatu situasi dimana tujuan-tujuan tidak sesuai
ª Keberadaan peralatan-peralatan yang tidak cocok atau alokasi-alokasi sumber daya yang tidak sesuai
ª Suatu masalah yang tidak tepatan status
ª Perbedaan presepsi
Didalam organisasi terdapat empat bidang structural, dan dibidang itulah konflik sering terjadi, yaitu :
* Konflik hirarkis adalah konflik antar berbagai tingkatan organisasi
* Konflik fungsionala adalah konflik antar berbagai departemen fungsional organisasi
* Konflik lini-staf adalah konflik antara lini dan staf
* Konflik formal informal adalah konflik antara organisasi formal dan organisasi informal.
Secara tradisional pendekatan terhadap konflik organisasional adalah sangat sederhana dan optimistik. Pendekatan tersebut didasarkan atas tiga anggapan, yaitu :
Konflik dapat di hindarkan
Konflik diakibatkan oleh para pembuat masalah, pengacau dan primadona
Bentuk-bentuk wewenang legalistic
Korban diterima sebagai hal yang tak dapat dielakkan
Apabila keadaan tidak saling mengerti serta situasi penilaian terhadap perbedaan antar anggota organisasi itu makin parah sehingga konsesus sulit dicapai, sehingga konflik tak terelakkan. Dalam hal ini pimpinan dapat melakukan berbagai tindakan tetapi harus melihat situasi dan kondisinya,
yaitu :
  • Menggunakan kekuasaan
  • Konfrontasi
  • Kompromi
  • Menghaluskan situasi
  • Mengundurkan diri
Bila dilihat sekilas sepertinya konflik itu sangat sulit untuk dihindari dan diselesaikan, tetapi dalam hal ini jangan beranggapan bahwa dengan adanya konflik berarti organisasi tersebut telah gagal. Karena bagaimanapun sulitnya suatu konflik pasti dapat diselesaikan oleh para anggota dengan melihat persoalan serta mendudukannya pada proporsi yang wajar.

C. Sumber-Sumber Konflik

a. Kebutuhan untuk membagi (sumber daya-sumber daya) yang terbatas
b. Perbedaan-perbedaan dalam berbagai tujuan
c. Saling ketergantungan dalam kegiata-kegiatan kerja
d. Perbedaan nilai-nilai atau presepsi
e. Kemandirian organisasional
f. Gaya-gaya individual

D. Strategi Penyelesaian Konflik
Mengendalikan konflik berarti menjaga tingakat konflik yang kondusif bagi perkembangan organisasi sehingga dapat berfungsi untuk menjamin efektivitas dan dinamika organisasi yang optimal. Namun bila konflik telah terlalu besar dan disfungsional, maka konflik perlu diturunkan intensitasnya, antara lain dengan cara :
1. Mempertegas atau menciptakan tujuan bersama. Perlunya dikembangkan tujuan kolektif di antara dua atau lebih unit kerja yang dirasakan bersama dan tidak bisa dicapai suatu unit kerja saja.
2. Meminimalkan kondisi ketidak-tergantungan. Menghindari terjadinya eksklusivisme diatara unit-unit kerja melalui kerjasama yang sinergis serta membentuk koordinator dari dua atau lebih unit kerja.
3. Memperbesar sumber-sumber organisasi seperti : menambah fasilitas kerja, tenaga serta anggaran sehingga mencukupi kebutuhan semua unit kerja.
4. Membentuk forum bersama untuk mendiskusikan dan menyelesaikan masalah bersama. Pihak-pihak yang berselisih membahas sebab-sebab konflik dan memecahkan permasalahannya atas dasar kepentingan yang sama.
5. Membentuk sistem banding, dimana konflik diselesaikan melalui saluran banding yang akan mendengarkan dan membuat keputusan.
6. Pelembagaan kewenangan formal, sehingga wewenang yang dimiliki oleh atasan atas pihak-pihak yang berkonflik dapat mengambil keputusan untuk menyelesaikan perselisihan.
7. Meningkatkan intensitas interaksi antar unit-unit kerja, dengan demikian diharapkan makin sering pihak-pihak berkomunikasi dan berinteraksi, makin besar pula kemungkinan untuk memahami kepentingan satu sama lain sehingga dapat mempermudah kerjasama.

Motivasi dan Teori Motivasi

Secara garis besar, teori motivasi dikelompokkan ke dalam tiga kelompok yaitu teori motivasi dengan pendekatan isi/kepuasan (content theory), teori motivasi dengan pendekatan proses (process theory) dan teori motivasi dengan pendekatan penguat (reinforcement theory).Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik).
Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya.. Kajian tentang motivasi telah sejak lama memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pendidik, manajer, dan peneliti, terutama dikaitkan dengan kepentingan upaya pencapaian kinerja (prestasi) seseorang. Dalam konteks studi psikologi, Abin Syamsuddin Makmun (2003) mengemukakan bahwa untuk memahami motivasi individu dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya:
  1. Durasi kegiatan
  2. Frekuensi kegiatan
  3. Persistensi pada kegiatan
  4. Ketabahan, keuletan dan kemampuan dalam mengahadapi rintangan dan kesulitan;
  5. Devosi dan pengorbanan untuk mencapai tujuan
  6. Tingkat aspirasi yang hendak dicapai dengan kegiatan yang dilakukan
  7. Tingkat kualifikasi prestasi atau produk (out put) yang dicapai dari kegiatan yang dilakukan
  8.  Arah sikap terhadap sasaran kegiatan
Berikut ini adalah pengertian teori menurut beberapa ahli:
  • JONATHAN H. TURNER : Teori adalah sebuah proses mengembangkan ide-ide yang membantu kita menjelaskanbagaimana dan mengapa suatu peristiwa terjadi
  • LITTLEJOHN & KAREN FOSS : Teori merupaka sebuah sistem konsep yang abstrak dan hubungan-hubungan konsep tersebutyang membantu kita untuk memahami sebuah fenomena
  • KERLINGER : Teori adalah konsep-konsep yang berhubungan satu sama lainnya yang mengandung suatupandangan sistematis dari suatu fenomena.
  • TRAVERS : Teori terdiri dar generalisasi yang dimaksudkan untuk menjelaskan dan memprediksi sebuahfenomena
  • EMORY - COOPER : Teori merupakan suatu kumpulan konsep, definisi, proposisi, dan variable yang berkaitan satusama lain secara sistematis dan telah digeneralisasikan , sehingga dapat menjelaskan danmemprediksi suatu fenomena (fakta-fakta) tertentu
  • CALVIN S. HALL & GARDNER LINZEY : Teori adalah hipotesis (dugaan sementara) yang belum terbukti atau spekulasi tentang kenyataan yang belum diketahui secara pasti.
  • NAZIR : Teori adalah pendapat yang dikemukakan sebagai keterangan mengenai suatu peristiwa ataukejadian.
  • STEVENS : Teori adalah suatu pernyataan yang isinya menyebabkan atau mengkarakteristikkan beberapa fenomena
  • FAWCETT : Teori adalah suatu deskripsi fenomena tertentu, suatu penjelasan tentang hubungan antarfenomena atau ramalan tentang sebab akibat satu fenomena pada fenomena yang lain.
  • KING : Teori adalah sekumpulan konsep yang ketika dijelaskan memiliki hubungan dan dapat diamatidalam dunia nyata
  • MANNING : Teori adalah seperangkat asumsi dan kesimpulan logis yang mengaitkan seperangkat variabelsatu sama lain. Teori akan menghasilkan ramalan-ramalan yang dapat dibandingkan dengan pola-pola yang diamati.
Sumber
http://andrewsantiagoo.blogspot.co.id/2013/05/dinamika-konflik.html
http://infodanpengertian.blogspot.co.id/2015/04/pengertian-teori-menurut-para-ahli.html
http://andrewsantiagoo.blogspot.co.id/2013/05/teori-motivasi.html